Amankan Obvitnas, Ditpamobvit Baharkam Polri Tinjau Sistem Pengamanan PT Pupuk Kaltim

Penaindonews.com, BONTANG – Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan peninjauan langsung implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Pupuk Kaltim pada Senin (11/5/2026).

Langkah krusial ini diambil untuk memastikan seluruh sistem proteksi dan operasional di salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) tersebut berjalan optimal sesuai standar regulasi yang berlaku.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 17.30 WITA di Ruang Rapat PT Pupuk Kaltim ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Wasdal II, KBP Waluya, S.I.K. Agenda diawali dengan opening meeting yang hangat, mencakup pemutaran profil perusahaan, paparan teknis, hingga pertukaran cinderamata antara Polri dan pihak manajemen.

Memasuki agenda inti, Tim Wasdal II bergerak melakukan observasi lapangan yang komprehensif. Peninjauan difokuskan pada area-area vital perusahaan, mulai dari zona produksi, area supply chain, hingga keandalan sistem keamanan, pusat kontrol, dan sistem pemantauan digital. Setelah observasi, tim bersama jajaran manajemen langsung menggelar diskusi mendalam untuk membahas hasil temuan lapangan serta mengklarifikasi tindak lanjut dari hasil audit sebelumnya.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh pejabat teras dari kedua belah pihak. Dari internal Polri, hadir mendampingi Ketua Tim antara lain Deni Sjaipur, S.Kom., Drs. Tavip Yulianto, Dra. Minarti, serta Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Kaltim, AKBP Subagyo beserta staf. Sementara dari pihak PT Pupuk Kaltim, hadir Senior Vice President Umum Wisnu Wibowo, Vice President Keamanan Made, Vice President Inovasi & Pengembangan Manajemen (Bangmen) Meida, serta perwakilan dari Departemen K3.

Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama Wasdal II ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi erat ini menegaskan komitmen bersama antara Polri dan PT Pupuk Kaltim dalam menjaga keamanan aset negara demi keberlanjutan industri strategis nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *