Personil Polsek Walantaka Monitoring Aktivitas di Kolam renang Tirta Nada

Penaindonews.com, Kota serang, – Dalam menjaga stabilitas kamtibmas pasca hari raya idul Fitri, personil Polsek Walantaka Polres Serkot Polda Banten, tetap fokus dalam melaksanakan patroli rutin di wilayah-wilayah yang di sinyalir butuh pengawasan, seperti yang saat ini di laksanakan Memonitoring tempat wisata kolam Renang Tirta Nada , yang berlokasi di kelurahan nyapah, kecamatan walantaka kota serang. pada Sabtu (14/05/2022).

Saat ditemui awak media, Aiptu Jasin yang didampingi Bripka Khotib, mengatakan, Patroli Dialogis ini dilakukan dalam rangka menciptakan Kondusifitas Kamtibmas diwilayah kerja Polsek Walantaka Polresta Serang Kota khususnya, pasca idul Fitri dan menghadapi libur tiga hari.

” Kami dari Polsek Walantaka selalu intens melaksanakan patroli, guna menciptakan Kondusifitas Kamtibmas diwilayah kerja Polsek Walantaka, terlebih pasca Idul Fitri dan libur panjang tiga hari kedepan, patroli ini selain bertujuan untuk kondusifitas kamtibmas juga untuk memberikan himbauan kepada pengunjung kolam renang dan pengelola, agar tetap disiplin prokes. ” ungkap Aiptu Jasin.

Sementara, pengelola wisata kolam renang Tirta Nada, Adi Cahyadi, mengatakan, Selaku pengelola tempat wisata selalu tetap waspada dengan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan standar protokol kesehatan, dan juga menyarankan kepada para pengunjung untuk disiplin Prokes dan menjaga ketertiban, keamanan selama di lokasi kolam renang.

” Kami sebagai pengelola tempat wisata kolam renang, selalu menerapkan disiplin prokes, dan mengingatkan para pengunjung untuk tetap menaati standar protokol kesehatan yang ada, di samping itu kami juga memberikan himbauan agar para pengunjung menjaga keamanan dan ketertiban serta menjaga barang bawaan masing-masih, demi kondusifitas kamtibmas.” ujar Adi Cahyadi.

Personil Polsek Walantaka Monitoring Aktivitas di Kolam renang Tirta Nada

Dengan adanya kelonggaran seiring dengan landainya status Covid-19 khususnya diwilayah kota serang, bukan berarti kita lengah dan tidak waspada terhadap perkembangan dan penyebaran Covid-19, ” tutup Adi cahyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.