Penaindonews.com,- SERANG – Semarak Dirgahayu ke-22 Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, resmi digelar selama dua hari, 11-12 Mei 2026. Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Gunungsari Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing”, rangkaian acara dikemas meriah memadukan unsur religi, kesehatan, dan budaya lokal.
Camat Gunungsari, Sri Rahayu Basukiwati, S.Sos., M.Si., didampingi Sekretaris Kecamatan Iing Mulyana, S.Pd.I., menegaskan bahwa HUT ke-22 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum konsolidasi seluruh elemen masyarakat.

“22 tahun adalah usia dewasa. Kami ingin Gunungsari naik kelas. Rangkaian lomba MTQ dan MQK ini untuk menguatkan pondasi religius generasi muda. Lalu ada jalan santai, cek kesehatan gratis, donor darah, sampai pencak silat. Artinya, pembangunan Gunungsari harus seimbang: imannya kuat, badannya sehat, budayanya lestari. Ini pesta rakyat untuk rakyat,” ujar Camat Sri Rahayu.
RANGKAIAN KEGIATAN HUT KE-22 GUNUNGSARI:
- 11 Mei 2026 – Fokus Religi
- Pembukaan Kegiatan
- Lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran)
- Lomba MQK (Musabaqah Qiraatil Kutub)
- 12 Mei 2026 – Fokus Sehat & Budaya
- Jalan Santai
- Cek Kesehatan Gratis
- Donor Darah
- Doorprize & Hiburan
- Pertunjukan Pencak Silat
- 12 Mei 2026 – Malam Puncak
- Santunan Anak Yatim
- Ceramah Agama
APDESI: GUNUNGSARI MAKIN SOLID DI USIA 22
Dukungan penuh juga datang dari unsur Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Serang. Kepala Desa Gunungsari, Maemun, yang juga tokoh APDESI, menyebut HUT ke-22 jadi bukti Gunungsari makin solid.

“Atas nama APDESI dan warga Desa Gunungsari, kami ucapkan Dirgahayu Kecamatan Gunungsari ke-22. Di bawah kepemimpinan Ibu Camat Sri Rahayu, sinergi antara kecamatan dan desa berjalan sangat baik. Kegiatan HUT ini contohnya, semua desa dilibatkan. MTQ untuk ukhuwah, jalan santai untuk guyub, pencak silat untuk jaga budaya. Kami para kades siap kawal program Ibu Camat demi Gunungsari yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegas Kades Maemun.
Sekcam Iing Mulyana menambahkan, puncak acara akan ditutup dengan santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial. “Kebahagiaan HUT ini harus dirasakan semua lapisan, terutama mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Camat Sri Rahayu mengajak seluruh warga untuk hadir dan meramaikan. “Ayo datang, bawa keluarga. Jalan santai ada doorprize-nya, cek kesehatan gratis, malamnya kita doa bersama. Gunungsari rumah kita, kita yang merayakan, kita juga yang membangun,” tutupnya. (Roni)











