Penaindonews.com, Pageragung, Kota serang, – Mahasiswa dari Universitas Serang raya (UNSERA) Banten, yang melaksanakan PKL di kelurahan Pageragung, menyerahkan alat bantu kinerja pelaku UMKM kerajinan Bambu, di lingkungan Paju, kelurahan Pageragung kecamatan Walantaka, kota serang. Sabtu (23/07/2022).
Dalam penyerahan alat bantu kerja ini, di hadiri oleh kepala kelurahan Pageragung, Hamimi, dalam kesempatan tersebut langsung di lakukan ujicoba dalam penggunaan alat bantu kerja tersebut, yang berupa Alat serut dan alat pembelahan bambu, yang tentunya sangat membantu dalam kinerja pelaku UMKM kerajinan bambu.
Di katakan oleh, Muhammad Wahyu Nugraha, selaku ketua tim PKL mahasiswa UNSERA tahun 2022 di Pageragung, mengatakan, Bahwa inisiatif pembuatan alat bantu kinerja untuk warga ini, berawal dari keprihatinan melihat kinerja para pengrajin yang terbilang lambat dan cukup berisiko, sehingga para mahasiswa yang melaksanakan PKL berinisiatif untuk membuat alat bantu, dengan maksud untuk membantu proses dalam kinerja para pengrajin.
” Kami mahasiswa UNSERA yang PKL di daerah ini terutama di bidang UMKM, sengaja memberikan bantuan alat serut dan pembelahan bambu, untuk pengrajin Bambu selaku pelaku UMKM, dengan harapan dalam proses kerja pembuatan kerajinan dapat dengan cepat dan efesien, pembuatan alat ini memang cukup sederhana namun cukup membantu, ini semua buah dari pemikiran bersama rekan-rekan mahasiswa/i yang saat ini melaksanakan PKL di kelurahan Pageragung, terkait pemasaran kami akan membantu para pelaku usaha untuk memasarkan lewat internet, namun saat ini masih terkendala di tempat dan sinyal internet, namun tetap diupayakan solusinya.” ungkap Wahyu kepada media.

Masih di tempat yang sama, Supriyadi, sebagai dosen pembimbing lapangan mahasiswa UNSERA Yang melaksanakan PKL tahun 2022, Menambahkan, Ada 15 Mahasiswa UNSERA yang melaksanakan PKL di kelurahan Pageragung dengan kurun waktu selama dua bulan, terkait alat bantu ini merupakan inisiasi dari para mahasiswa yang PKL, mengenai pembuatan alat bantu di buat secara swadaya dan dikerjakan secara bersama , semoga alat ini dapat berguna dan membantu para pengrajin bambu, kami juga mengapresiasi atas sambutan dari pemerintah dan masyarakat kelurahan Pageragung atas kehadiran Mahasiswa UNSERA yang melaksanakan PKL, semoga kebersamaan ini dapat terus terjalin. Ucap Supriyadi.
Sementara, Kepala kelurahan Pageragung, Hamimi, mengucapkan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh para mahasiswa UNSERA yang melaksanakan PKL, terutama hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan alat bantu kerja.
” saya selaku kepala kelurahan Pageragung yang mewakili masyarakat, sangat mengapresiasi atas segala bentuk bantuan dan dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat Pageragung terutama pelaku UMKM pengrajin bambu, baik hal yang berkaitan dengan alat bantu kerja terlebih ilmu-ilmu yang di berikan oleh para mahasiswa UNSERA yang melaksanakan PKL diwilayah kami, semoga kedepannya sinergitas dapat terus terjalin, mengingat masih banyaknya pelaku UMKM yang membutuhkan bimbingan dan ilmu dari mahasiswa UNSERA. ” Tutur Hamimi.

Dengan adanya alat bantu kerja ini, setidaknya dapat lebih menghemat waktu dalam pembuatan dan lebih efesien dalam penggunaan bahan-bahan, secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan tertib, serta mendapat antusias dari para pengrajin bambu.









