“Gelar Rabu Bersih” Aparatur Kelurahan Kalodran Kompak Gotong Royong Benahi Lingkungan

Penaindonews.com, SERANG, 06 -Mei -2026 – Keteladanan ditunjukkan Lurah Kalodran, Asrori, bersama jajaran stafnya dalam program “Rabu Bersih” Pemkot Serang. Rabu pagi, mereka kompak menggelar Kerja Bakti Gotong Royong membersihkan lingkungan Kantor Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka.

Tampak dalam dokumentasi, Lurah Asrori yang mengenakan kemeja putih dinas tidak canggung ikut memegang sabit, mencabut rumput liar, dan menyapu halaman. Aksi ini diikuti para kasi, staf kelurahan, hingga unsur masyarakat sekitar kantor.

Saat dikonfirmasi PenaIndoNews, Lurah Asrori menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari core values ASN BerAKHLAK, khususnya poin Loyal dan Kolaboratif.

“Saya selalu bilang ke staf, kita ini pelayan masyarakat. Bagaimana mau melayani dengan baik kalau kantor kita sendiri kotor dan tidak terurus? Kebersihan ini dimulai dari kita dulu. Kalau kantor lurah bersih, adem, warga yang datang urus KTP atau surat-surat pasti lebih nyaman. Ini juga cara kami mendekatkan diri ke masyarakat. Gotong royong itu gak kenal pangkat. Saya pegang sabit, staf pegang sapu, warga ikut bantu, semua sama,” ujar Lurah Asrori.

Asrori menambahkan, “Rabu Bersih” di Kalodran tidak akan berhenti jadi kegiatan seremonial. Pihaknya sudah menjadwalkan titik-titik mana saja yang akan dibersihkan setiap pekannya, mulai dari lingkungan kantor, jalan lingkungan, hingga saluran air yang rawan mampet saat hujan.

“Target kami sederhana: Kalodran harus jadi contoh. Kalau aparaturnya kompak begini, saya yakin warga juga akan tergerak. Kota Serang Bersih dan Sehat itu bukan tugas DLH saja, tapi kerja kita semua. Dimulai dari hal kecil, dimulai dari hari ini,” tutupnya.

Tiga poin keteladanan Lurah Asrori & jajaran Kalodran:

  1. Lead by Example – Lurah Asrori turun langsung tanpa canggung pegang sapu dan sabit. Pemimpin yang mau kotor bareng stafnya biasanya lebih dihormati warganya.
  2. Rabu Bersih Jadi Budaya- Kegiatan ini bukan seremonial. Lurah Asrori berkomitmen menjadikan “Rabu Bersih” sebagai budaya kerja rutin.
  3. Bangun Kedekatan dengan Warga- Gotong royong bareng warga sekitar kantor jadi cara efektif memecah sekat antara aparat kelurahan dan masyarakat. (Roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *