Riswan Mura Ketua umum DPP KP. KUM-HAM Melaporkan Suherman Bin Basrowi (alm) ke Polres Tulang Bawang

Penaindonews.com,, Tulang Bawang selasa, tertanggal 05/05/2026, sekira jam 16.00 WIB, saya telah melaporkan kejadian tentang diduga adanya rangkaian peristiwa tindak pidana UU ITE.

Kami melaporkan Suherman Bin Basrowi (alm) ke Polres Tulang Bawang cq Kasat Reskrim, guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Suherman Bin Basrowi (alm) kepada Aparat Penegak Hukum.

Dimana Suherman Bin Basrowi (alm) menyebarkan informasi berita bohong dan menebarkan fitnah ke media sosial FB mengunakan akun Facebook pribadi miliknya yaitu akun Facebook bernama Herman bhakti.

Melalui STPL Bernomor surat pengaduan : L.Pengaduan/32/V/2026/RESKRIM Tanggal 06 mei 2026, saya berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih bijak mengunakan akun media sosial FB.

“Agar tidak mudah menghakimi, menjustice, menyebar berita hoax alias fitnah, jika memang saya pernah melakukan tindakan pidana penipuan harus dilengkapi dengan bukti-bukti permulaan yang cukup dan harus dilaporkan ke pihak kepolisian penyidik agar ada azas kepastian hukum” tandas Riswan Mura sebagai Ketua umum DPP. KP. KUM-HAM, dan sebagai Ketua umum DPP GEMPAL Generasi Muda Penerus Adat Lampung.

Kami ucapkan terima kasih kepada pelayanan kepolisian Kapolres Tulang Bawang cq Kasat Reskrim dan KA SPK, atas pelayanan yang terbaik, prima yang diberikan kepada kami.

Agar kita selalu lebih berhati hati dalam berucap, agar lebih menjaga adab, ahlaq, moral, sopan santun, lebih bijak dalam menggunakan media sosial FB dll. Akibat kebodohan dari pemahaman hukum akhirnya mendatangi rumah orang pada malam hari dengan membawa senjata tajam, kayu, dengan mengenakan baju loreng TNI, lalu mengatakan diri terluka dengan membangun opini publik, dan melakukan playing victim.

Terjadilah peristiwa tindak pidana, melanggar hukum, pelanggaran UU ITE, untuk kita jadikan pelajaran, agar kita mampu adaptasi, menempatkan diri kita, melakukan introspeksi diri, dimana bumi ini di pijak disitu langit dijunjung, itulah cara kita menjaga peradaban perdamaian.

Rept. : AS
Media Penaindonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *