Penaindonews.com, MALANG – Keluarga Besar Septa 89 Nusantara sukses menggelar perayaan Reuni Akbar ke-37 dengan penuh khidmat dan semarak. Acara berskala nasional ini bertempat di Lembaga Pendidikan Tamtama Bela Negara, Kodam V/Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Hari Minggu, (27/09/2026).
Momen bersejarah ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Mayor (Purn.) H. Basarudin, Wakil Ketua Mayor (Purn.) Robican, beserta seluruh jajaran pengurus, pembina, dan dewan penasehat. Acara ini juga turut meriah dengan kehadiran sekitar 700 perwakilan anggota dari berbagai Koordinator Lapangan (Korlap) di seluruh penjuru Indonesia. Kehadiran mereka merepresentasikan kuatnya solidaritas organisasi, mulai dari Cijantung, Banten, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Bandung, Purworejo, Yogyakarta, Solo, Semarang, Jepara, Tulabo (Tuban, Lamongan, Bojonegoro), Surabaya, Sidoarjo, Jember, Malang, Gresik, Bali, Aceh, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Antusiasme tinggi terlihat dari perwakilan Korlap Banten yang secara khusus memberangkatkan satu armada bus berisi sekitar 30 anggota untuk turut memeriahkan hari jadi angkatan ini.

Transformasi Nama dan Penguatan Legalitas Hukum
Dalam sambutannya, Ketua Umum Mayor (Purn.) H. Basarudin mengajak seluruh alumni mengenang kembali memori kolektif angkatan Septa 89 Nusantara. Ia menegaskan arah baru organisasi yang kini bertransformasi, baik dari segi nama maupun status legalitas.
Sebagai langkah strategis jangka panjang, mulai bulan ini organisasi Septa resmi didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) agar diakui secara sah oleh negara.
“Lima tahun ke depan, seluruh anggota Septa 89 akan purna tugas dan kembali sepenuhnya menjadi masyarakat sipil. Oleh karena itu, memiliki wadah dengan legalitas yang jelas sangat penting bagi masa depan kita,” ujar H. Basarudin.
Seiring dengan penguatan legalitas tersebut, nama organisasi resmi berubah dari “September Tamtama Delapan Sembilan” menjadi “September Tangguh Delapan Sembilan”. Perubahan ini membawa filosofi inklusivitas, menegaskan bahwa tidak ada satu pun elemen yang tertinggal, semua merupakan bagian utuh dari keluarga besar Septa 89 Nusantara.
Menjaga Solidaritas dan Mendukung Ketahanan Pangan
Di hadapan ratusan anggota, Ketua Umum menyerukan pentingnya menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Ia mengimbau seluruh anggota untuk tetap satu visi, satu hati, dan satu jiwa, tanpa memandang pangkat, jabatan, maupun status sosial di masyarakat. Septa 89 Nusantara berkomitmen untuk terus berbakti kepada bangsa pasca-purna tugas. Salah satu fokus utama adalah mendukung penuh program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Program ini rencananya akan segera digaungkan dan diimplementasikan di berbagai daerah pelosok negeri di bawah bendera Septa 89 Nusantara.

Doa dan Harapan dari Perwakilan Daerah
Mewakili semangat kebersamaanperwakilan Korlap Banten menyampaikan rasa syukur dan doa terbaiknya di momen kematangan organisasi ini.
“Kami dari perwakilan Banten mengucapkan selamat memperingati HUT Septa 89 yang ke-37. Semoga persaudaraan kita semakin erat dan kompak. Di usia yang semakin matang ini, semoga Septa 89 tetap solid, jaya, dan terus memberikan manfaat nyata bagi bangsa,” pungkas H.Mujiono, SH perwakilan dari Banten.
perwakilan Korlap Banten menyampaikan rasa syukur dan doa terbaiknya di momen kematangan organisasi ini.
“Kami dari perwakilan Banten mengucapkan selamat memperingati HUT Septa 89 yang ke-37. Semoga persaudaraan kita semakin erat dan kompak. Di usia yang semakin matang ini, semoga Septa 89 tetap solid, jaya, dan terus memberikan manfaat nyata bagi bangsa,” pungkas H.Mujiono, SH perwakilan dari Banten.
Usai acara, kebersamaan terus berlanjut. Para alumni saling berpelukan, bertukar cerita, dan berjanji bahwa meski seragam militer kelak akan dilepas, semangat “September Tangguh” akan tetap melekat di dada mereka selamanya.













