Kinerja Camat Ngambur ” NY ” di Soal Masyarakat Diduga Kuat Adanya Penyimpangan Dalam Realisasi APBD

Penaindonews.com. Pesisir Barat.– Ratusan juta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Pesisir Barat di gelontorkan guna tercapainya kemajuan dan berjalan nya roda Pemerintahan sesuai yang mana dalam program kerja yang sudah direncanakan dan di anggarkan tapi dalam realisasinya diduga adanya penyalahgunaan , sehingga hal ini di soal warga bahkan terkait pelayanan kepada masyarakat hingga bidang pembangunan. Hal ini diketahui setelah adanya pantauan awak media pada Kamis 23/03/2023.

Untuk di ketahui pada Kecamatan Ngambur dibawah kepemimpinan Camat (NY) di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung bila di tinjau dari pagu anggaran pendapatan dan belanja pada Tahun 2022 Kecamatan Ngambur mendapatkan alokasi anggaran dengan besaran total Rp 777.600,000 ( Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Ribu Rupiah ) dibagi dalam beberapa kegiatan.

Sebagai informasi dalam anggaran tahun 2022 alokasi anggaran yang dijalankan Camat Ngambur (NY) tersebut tercakup dalam bidang diantaranya:
• Penyediaan gaji dan tunjangan Rp. 327.600,000
• penyediaan peralatan dan perlengkapan kantorRp 21.629,700
• penyediaan bahan logistik kantor Rp 25.150,00
• penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp 20.880,000
• penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undanganRp 12.000,000
• Pasilitas kunjungan tamu Rp.18.000,000
• penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Rp. 10.000,000
• biaya pemeliharaan dan pajak kendaraan perorangan dinas atau kendaraan dinas jabatan Rp. 50.550,000
• rehabilitasi gedung kantor dan bangunan gedung lain nya Rp. 170.000,000
• penyelenggaraan seleksi dan pelatihan pasukan pengibaran bendera Rp. 42.674,800

Dikatakan Narasumber selaku Masyarakat setempat, menjelaskan pada awak media penaindonews.com , ” Nama saya gak usah di sebutkan ya demi menjaga keamanan dan kenyamanan saya dan apa yang saya sampaikan juga sesuai dengan apa kenyataan yang ada semasa kepemimpinan Camat (NY), Katanya kepada Media penaindonews.com.

Lebih lanjut Narasumber menyampaikan, ” bisa kita lihat bangunan gedung kecamatan yang ada sudah lusuh dan kusam seperti gedung tak berpenghuni artinya sangking tidak terawatnya bangunan dan terkesan seperti tidak digunakan untuk kegiatan kantor.” Ungkapnya

Masih menurut Narasumber artinya untuk perkantoran sekasat mata tidak ada bangunan yang di rehap ataupun yang di rawat dan untuk pegawai kecamatan pun sepi yang ngantor, setiap harinya sepi paling beberapa pegawai aja yang datang ngantor, untuk pelatihan Paskibra paling ada juga beberapa hari sebelum upacara 17 Agustus aja itupun dari sekolahan. ” imbuhnya.

Narasumber juga berharap adanya transparansi terkait realisasi anggaran, ” jadi kemana anggaran itu semua , karena anggaran sebesar itu masak tidak ada pengawasan dari pemerintah kabupaten pesisir barat tentu dalam laporan pertanggung jawaban kan pasti ada bukti baik dari pelaporan tertulis dan foto bukti kegiatan dalam realisasi serapan anggarannya.” Harap nya.

Berdasarkan keterangan Nara sumber dan pantauan dilokasi, Kuat dugaan bahwa camat ngambur (NY) , bermain dengan data dan adanya manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban tersebut, jadi kami berharap bagi instansi terkait bisa mengambil langkah menelusuri semua sehingga jangan sampai timbul kerugian negara dan menjadi bola liar pada masyarakat Ngambur khususnya, sehingga kecamatan Ngambur dan kecamatan yang ada di pesisir barat kedepan nya bisa lebih baik lagi.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut demi informasi yang akan di sajikan pada publik, awak media penaindonews.com mencoba mengkonfirmasi melalui seluler dan pesan WhatsApp serta di nomor pribadi camat ngambur (NY), namun hingga berita ini di turunkan belum ada tanggapan dan informasi yang dapat di akomodir dari Camat Ngambur (NY), sehingga awak media akan terus menggali informasi ke tingkat lebih lanjut dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. ( EDI WIJAYA )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *