Penaindonews.com, Serang, Banten –
Proyek Belanja Modal Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas SDN Walantaka 2 di Pasuluhan, Kec. Walantaka, Kota Serang menjadi sorotan. Pantauan lapangan Kamis, 4 Juni 2026 pukul 10:40 WIB menemukan sejumlah kejanggalan yang memicu tanda tanya publik.
Berdasarkan Papan Informasi Proyek/PIP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, proyek ini menggunakan dana APBD Kota Serang TA 2026 senilai Rp279.576.000. Pelaksana CV. ARDI QUANTUM MANDIRI dengan konsultan pengawas PT. ARDIANA DWI YASA CONSULTANT. Masa pelaksanaan 8 Mei 2026 s/d 6 Juli 2026.
K3 Kontras dengan Banner
Di lokasi, banner “UTAMAKAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA” terpampang jelas. Namun foto dokumentasi menunjukkan pekerja plester tembok berdiri di atas tumpukan bata tanpa helm, safety shoes, maupun safety belt. Pekerja lain terlihat merokok di area kerja dalam ruang kelas.
Padahal sesuai Permen PUPR 21/2019 dan PP 50/2012, setiap proyek wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja/SMK3. Kontras antara banner dan kondisi lapangan menimbulkan pertanyaan publik.

Pengawasan Konsultan Dipertanyakan
Di dalam kelas, scaffolding terpasang tapi pekerja bekerja tanpa pengaman tambahan. Tumpukan material semen “Semen Serang” ada di lokasi, namun kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis kontrak belum bisa dipastikan.
Minimnya penegakan K3 membuat peran PT. ARDIANA DWI YASA CONSULTANT sebagai konsultan pengawas dipertanyakan warga. Tugas konsultan adalah memastikan mutu, waktu, dan biaya sesuai kontrak.
Dindik Kota Serang Diminta Turun
Sebagai instansi penanggung jawab, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang diharapkan segera mengecek langsung ke lapangan. Dana APBD Rp279 juta harus dipertanggungjawabkan. Jika pengawasan abai sejak awal, dikhawatirkan bangunan cepat rusak dan merugikan siswa serta negara.
Hingga berita ini tayang, konfirmasi ke CV. ARDI QUANTUM MANDIRI, PT. ARDIANA DWI YASA CONSULTANT, dan Dindik Kota Serang masih diupayakan. penaindonews.com membuka ruang hak jawab seluas-luasnya untuk klarifikasi dan data teknis.












