Terkait Kegiatan DPUPR Kabupaten Serang, Ini Tanggapan Kabid Bina Marga

Penaindonews.com, Kabupaten Serang, – Saat di temui diruang kerjanya Kabid Bina Marga Kabupaten Serang Ade Irfansyah, menanggapi terkait Informasi kegiatan di beberapa lokasi pembangunan yang di sinyalir terindikasi dugaan dalam pengerjaan tersebut ada Permasalahan, Keterangan didapat, saat adanya kunjungan kerja awak media, Senin (01/08/2022).

Dikatakan oleh Kabid Ade Irfansyah, semua informasi terkait adanya dugaan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan Rekonstruksi jalan di beberapa lokasi di wilayah kabupaten serang, yang di sampaikan oleh rekan media, akan menjadi acuan dalam kebijakan dan pengambilan sikap kedepannya, terutama untuk melakukan evaluasi dan teguran.

” Kami dari dinas PUPR kabupaten serang, mengapresiasi atas informasi yang di berikan oleh rekan media, terkait adanya dugaan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan Rekonstruksi jalan yang ada di kabupaten serang, tentunya informasi ini akan menjadi acuan dalam mengambil kebijakan, terutama dalam evaluasi kinerja kedepannya.” ucap Ade Irfansyah kepada media.

Lebih lanjut, Ade Irfansyah juga menyampaikan, akan memberikan teguran kepada pelaksana kegiatan rekontruksi jalan tersebut, dan akan memberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku, bilamana terdapat pelanggaran terhadap pengerjaan proyek tersebut.

” Kami akan berikan teguran dan sangsi bilamana terdapat pelanggaran dalam pengerjaan proyek tersebut, minimal akan ada pemotongan terhadap Anggara pembangunan tersebut, hal ini sudah jauh-jauh hari kami informasikan kepada para penyedia jasa.” imbuhnya.

Untuk diketahui, terkait dugaan adanya pelanggaran pembangunan Rekonstruksi jalan , ada di beberapa titik lokasi diantara, Pembangunan jalan di dukuh kaung-Cimaung kecamatan Cikeusal, dan beberapa lokasi lainnya, seperti yang ada di kecamatan Kragilan.

Ketika di konfirmasi terkait pembangunan Embung yang berada di kecamatan Ciruas, Ade Irfansyah mengatakan bukan kewenangannya melainkan kewenangan Bidang SDA kabupaten serang, sedangkan pembangunan embung tersebut untuk di ketahui berlokasi di bawah Saluran listrik udara / Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), di lokasi juga terlihat tidak adanya pembatasan area pekerjaan sehingga anak-anak dan warga bebas bermain diarea tersebut, dari pantauan di lokasi juga terlihat ada beberapa tenaga kerja yang tidak menggunakan Septi APD ( Alat pelindung diri), tentu hal ini perlu menjadi perhatian dari instansi terkait terutama Bidang SDA kabupaten serang.

(Ropi/Rohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.