Kelurahan Kalodran Launching Program Jamban keluarga Stop BABS

Peniandonews.com, Kalodran, Kota serang,- Pemerintah Kelurahan Kalodran melaksanakan launching Stop BABS ( Buang Air Besar Sembarangan) dengan program STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) dalam gerakan KALIJAGA (Kelurahan Kalodran berpartisipasi atasi jamban keluarga), Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Pakuncen kelurahan Kalodran kecamatan walantaka, kota serang. Selasa (13/09/2022).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Walantaka Karsono, bersama kasi PMK kecamatan Walantaka Wasid, Kepala kelurahan Kalodran Ninis Nafisah bersama para stap, Penggiat STBM kota serang Ibu Putu, Perwakilan dari lembaga Dompet Duapa rini, Petugas kesehatan Puskesmas Walantaka bersama bidan kelurahan, serta Para Kader, Ketua RT dan RW se-kelurahan Kalodran.

Dalam sambutan Kepala kelurahan Kalodran Ninis Nafisah, menyampaikan, Sosialisasi dan launching STBM jamban keluarga dilaksanakan kelurahan Kalodran adalah suatu upaya pemerintah dan masyarakat kelurahan Kalodran untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kesehatan lingkungan, Launching ini menandakan gerakan masyarakat Kalodran agar terbebas dari BABS.

” Hari ini Kelurahan Kalodran Launching Program STBM terkait pengentasan jamban keluarga, hal ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kelurahan Kalodran dan masyarakat dalam mewujudkan kesehatan lingkungan dengan gerakan pengerasan jamban keluarga bagi masyarakat Kalodran yang belum memiliki jamban keluarga, untuk kelurahan Kalodran ada 36 keluarga yang belum memiliki jamban, namun program STBM ini tidak ada dana bantuan dari pemerintah, untuk itu di butuhkan kerjasama dan swadaya baik instansi kesehatan, pemerintah dan masyarakat terutama para kader, agar program ini dapat terealisasi. ” ungkap Ninis Nafisah.

Kelurahan Kalodran Launching Program Jamban keluarga Stop BABS

Di katakan camat walantaka Karsono, Perlunya program ini direalisasikan adalah untuk menciptakan kesehatan lingkungan terutama terkait jamban keluarga, diharapkan melalui program ini masyarakat kelurahan Kalodran sudah punya jamban keluarga dan Bebas dari BABS, sehingga Program pemerintah kota serang mengenai kota serang sehat dapat terwujud.

” Guna menuju kota serang sehat, perlu Setiap warga harus mempunyai jamban, untuk saat ini dari 14 kelurahan sudah 5 kelurahan yang deklarasi bebas BABS, diharapkan dengan adanya launching ini kelurahan Kalodran bisa secepatnya terbebas dari BABS, apalagi hanya 36 keluarganya yang belum mempunyai jamban.” ungkap Karsono.

Lebih lanjut Karsono menghimbau, agar masyarakat dapat berpartisipasi secara penuh baik terkait Swadaya guna pembiayaan, karena program ini tidak ada bantuan dari pemerintah, disamping itu perlu kerjasama terutama ketua RT, RW dan para kader, serta masyarakat agar program ini dapat terealisasi dan kelurahan Kalodran dapat segera deklarasi bebas BABS.” imbuh Karsono.

Sementara Rini, perwakilan dari lembaga Dompet Duapa, menyampaikan bahwa lembaga Dompet Duapa siap membantu terkait dana stimulan untuk pembangunan jamban keluarga di kelurahan Kalodran, dan siap mendukung program kesehatan pemerintah kota serang, sebagai informasi bahwa Dompet dhuafa selalu berkontribusi bagi kesehatan masyarakat, namun kerjasama dan partisipasi masyarakat dalam merealisasikan program STBM ini tetap menjadi hal yang utama, sehingga program ini dapat berjalan dengan maksimal.

Kelurahan Kalodran Launching Program Jamban keluarga Stop BABS

Gerakan STBM kelurahan Kalodran bernama “KALIJAGA” ( Kelurahan Kalodran berpartisipasi untuk jamban keluarga) Dalam kesempatan tersebut Launching Program STBM di Kelurahan Kalodran diresmikan oleh Camat Walantaka Karsono, selanjutnya Karsono selaku camat kecamatan walantaka akan memberikan bantuan sebesar 5 juta rupiah untuk dana stimulan bagi kelurahan Kalodran untuk jamban keluarga dan bantuan akan di serahkan bilamana sudah ada progres masyarakat dalam pembangunan jamban keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.