Gawat?? Pemotongan BLT BBM Desa Kunyaian, Gamlang Penjelasan Masyarakat

Penaindonews.com. Pesawaran.
Lampung,- Semakin panjang nya polemik Dugaan Pemotongan Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Bahan Bakar Minyak ( BBM ) di Desa Kunyaian, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung, masyarakat dari Dusun Tiga ( 3 ) dan Dusun Satu ( 1 ) yang sementara enggan di sebut kan nama nya untuk sementara ini menjelaskan.” Ya memang beberapa hari lalu kami memang di kumpulkan di Balai Desa Kunyaian oleh Kepala Desa Octa Resvita Syafitri

Lanjud nya beberapa waktu lalu kami seluruh penerima Bantuan BLT BBM dikumpulkan oleh Kepala Desa memang kami di tanya sapa yang sudah cerita dengan orang media, buat apa cerita seperti itu Ama orang luar dan untung nya apa cerita seperti itu, menirukan ucapan kepala desa Octa

Masih kata sumber Kalau waktu di panggil Kepala Desa dan di kumpulkan di Balai Desa waktu itu untuk penerima bantuan BLT BBM yang menerima Rp.500.000 Ribu sedangkan yang penerima bantuan BLT BBM Rp. 300.000 Ribu tidak di panggil ke Balai Desa jadi terkait surat yang di beri Kepala Desa yang di suruh tandatangan kami tidak tau isi nya apa karna pas nyampai di Balai Desa disampaikan harus tandatangan di buku tanpa di terangkan lagi isi apa yang di tandatangani. terang nya

Bahkan kami pertanyakan ke Aparatur Desa waktu itu dia gakbisa jawab terkait sisa ongkos mobil nya yang Rp. 25.000 Ribu nya kemana bahkan dia melemparkan ke aparatur lain, kembali kami pertanyakan ke aparatur yang lain nya bahasa nya diaorang untuk ongkos mobil kan Rp. 25.000 dan yang sisa Rp.25.000 ribu lagi buat kuota mereka apakah memang gitu bantuan masyarakat untuk buat beli kuota Aparatur Desa,

Masih penjelasan sumber dari dusun Tiga Dan Satu kami siap memberikan kesaksian dengan sebenarnya atas apa yang memang terjadi nya pemotongan BLT BBM di Desa Kunyaian apa bila memang di butuhkan dan diminta pihak APH Kabupaten Pesawaran.” Tegas nya

Dalam keterangan Octa Resvita Syafitri dikutif dari mediaprometer.id menjelaskan.” tidak ada pemotongan BLT BBM itu semua inisiatif warga untuk bayar ongkos mobil

Lanjud Octa Resvita Syafitri itu Inisiatif warga untuk mengumpulkan dana untuk bayar ongkos mobil untuk hal berupa pemotongan uwang rokok dan lain- lain itu saya tegaskan tidak ada, mungkin bisa dikatakan ini mis komunikasi karna setiap ada bantuan dalam bentuk apa pun, kami langsung mengumpulkan penerima bantuan untuk persiapan pencairan selama ini supaya masyarakat lebih mudah

Masih kata Octa Jadi kalau sekarang ada bahasa Aparat melakukan pemotongan, mungkin itu hanya hembusan ( entah itu dari dalam atau dari luar desa) tidak perlu terlalu di tanggapi dengan sedemikian rupa yang penting kita tetap dengan prosedur dan berkomitmen untuk selalu maksimal melayani dan mempermudah masyarakat

Dalam keterangan yang lain dikutif dari Mediaprometr.id Ketua BPD Kunyaian menjelaskan,” M. Thohir menyayangkan adanya pemberitaan yang seolah menyudutkan Pemerintahan Desa kunyaian, biasa terjadi dimasyarakat hal – hal yang kadang menimbulkan sedikit kesalah pahaman kita harus berfikir positif. terang nya

Kepala Desa Kunyaian Octa Resvita Syafitri saat di hubungi melalui pesan Watsap nya terkait keterangan nya di mediaprometer.id, tidak memberikan jawaban dari pertanyaan pewarta media InI walau dalam keadaan aktif dan di baca.

Di beritakan sebelum nya dengan judul

” Diduga Bantuan BLT BBM Jadi Polemik Di Kunyaian “

” BLT BBM Diduga Dipotong, Garda P3ER Pesawaran Bertindak Serius “

( EDI WIJAYA )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *